Rabu, 09 Juni 2010

Sejarah Kota London

London merupakan kota yang sangatlah indah oleh karena itu saya sangatlah menyukai kota ini.
Banyak sekali tempat- tempat rekreasi yang terdapat di kota London. Yang dapat membuat para wisatawan baik dalam maupun luar sangatlah menyukainya.
London adalah ibu kota Inggris dan Britania Raya. Kota yang dibangun oleh orang Romawi di masa lampau dan dulu disebut Londinium ini pada 1 Januari 2005 berpenduduk sekitar 7,4 juta jiwa di daerah London Raya dan berjuta-juta jiwa lagi di daerah metropolitannya.
Penduduk London terdiri dari berbagai macam etnik, budaya, dan agama, serta berbicara dalam hampir 300 bahasa, yang menjadikannya kota paling kosmopolitan dan dinamis di dunia. Penduduk London biasa menyebut dirinya Londoner.
London juga merupakan basis berbagai organisasi, institusi dan perusahaan yang berpengaruh di dunia. London juga merupakan percampuran antara tradisi dan teknologi, serta salah satu tujuan wisata utama.
London termasuk salah satu kota besar di dunia bersama New York, Paris, dan Tokyo. London juga sangat berkembang dalam berbagai bidang seperti finansial, komunikasi, dan seni. London juga memiliki berbagai kastil, museum, teater, gedung konser, galeri, bandara, stadion olah raga, dan istana.
Pada 6 Juli 2005, London berhasil mendapatkan hak menyelenggarakan Olimpiade 2012. Sebelumnya, London juga pernah menyelenggarakan Olimpiade 1908 dan Olimpiade 1948.
Untuk mencapai London dari pelabuhan ini. Kita harus mencari stasiun kereta api terdekat yang berjarak kira-kira 1,5 km yaitu stasiun Tilbury Town. Dengan 10 Euro, kita akan mendapatkan tiket untuk bepergian sehari. Bisa untuk pindah-pindah kereta dan termasuk bisa dipakai untuk bus kota.
Perjalanan ini akan memakan waktu 35 menit untuk sampai di Stadiun Liverpool Street. Karena ini bukanlah kereta antar negara yang nonstop. Kereta ini berhenti di enam stasiun transit. Sampai akhirnya tiba di Stasiun yang super sibuk, Liverpool Street yang melayani kereta dari segala jurusan.
Stasiun Liverpool Street dibuka untuk lalu lintas kereta sejak 1874 atau sekitar seratus lima puluh tahun yang lalu. Liverpool Street memiliki 18 flatform. Stasiun ini adalah satu dari stasiun kereta tersibuk di Kerajaan Ingris yang dikunjungi 123 juta orang setahunnya.
Dan kereta dari Tilbury dari arah timur menempati flatform nomer 17 dan 18.
Dari sini kita bisa menjelajahi London baik berjalan kaki maupun dengan bus umum.
Kalau anda memiliki pass mingguan mungkin anda perlu menggeseknya di tombol elektronik dekat pengemudi. Kalau tiket harian sopir hanya minta ditunjukkan tanggal tiket yang tercetak jelas.
Suasana di stasiun kereta api, mirip seperti di airport Heathrow mungkin ribuan orang yang lalu lalang, tentu termasuk para turis yang ikut menjejali Kota London pada musim panas.
Tetapi kalau tidak mau susah dengan kemacetan dan lalu lintas dan pengaruh cuaca, anda bisa melanjutkan perjalanan dari Stasiun Liverpool menuju Downtown dengan naik kereta bawah tanah (underground) yang punya jurusan keliling atau Circle line.
Disini bisa berhenti dan turun di setiap stasiun yang dekat dengan tempat-tempat atraksi kota yang menarik. Kalau anda mau mengunjungi Big Ben dan London Eye anda stop di Wesminster, atau kalau mau mengujungi Tower Of London, Town Hill adalah tempat anda turun. Semuanya bisa dijangkau dengan berjalan kaki. Atau anda mungkin hanya ingin menikmati shiluet sungai Thames yang membelah kota London dengan berdirinya The Tower of London juga Tower Bridge.
Informasi untuk pelancong sangat mudah didapat, jadi kita tidak mungkin tersesat. Dan transportasi begitu teratur, rapi serta tepat waktu.
Namun jangan lupa untuk membawa uang Koin Pounsterling, karena dalam keadaan kebelet anda perlu menggunakan toilet dengan tarif 20p /20 pence ( £1=100 pence)
Jalur lain melalui laut untuk mencapai Ibukota London adalah lewat Greenwich, kapal pesiar ukuran sedang bisa berlabuh disungai Thames yang berjarak kira-kira setengah jam perjalanan dari ibulota London. Ada juga berlabuh di pusat Kota London. Sungai Thames yang bermuara di laut utara panjangnya 346 km. Dengan kedalaman 7 meter dalam kondisi pasang.
Wisata ke London tanpa mengunjungi Big Ben tetunya menjadi tidak komplit. Mencapai tempat ini juga tidak susah, tinggal duduk di kereta begitu pemberhentian Wesminster turun dan memasuki jalan raya anda sudah berada di Big Ben yang tersohor itu. Atau melalui boat penumpang dari Greenwich, anda akan diturunkan di sana.
Dan tentunya, tidak kalah menarik untuk mengunjungi atraksi turis yang terpopuler dan dikunjungi lebih dari 3 juta orang pertahunnya. The London Eye.
Anda hanya perlu berjalan kaki sekitar 10 menit menyebrangi jembatan di sebelah Big Ben untuk berada disana. Dengan biaya 17,50 pound, anda bisa menikmati pemandangan mata burung seluruh kota London dari ketinggian 135 meter.
Kalau anda senang jepret sana jepret sini, jangan lupa melihat ke belakang, karena pemandangan menarik tidak selalu ada di depan. Mungkin dengan posisi matahari tertentu bisa menghasilkan Foto yang indah.
Tetapi kalau anda ingin menikmati kota London dengan bersantai duduk dan ada yang mengayuh mungkin becak cocok untuk anda. Saya menjumpai 4 becak mangkal di Big Ben siap mengantar anda berkeliling.
Sumbaer :
http://erabaru.net/wisata/64-pariwisata/4727-wisata-sejarah-kota-london
http://id.wikipedia.org/wiki/London

0 komentar:

Posting Komentar

By :
Free Blog Templates